Gianluigi Buffon

Diposting pada

Yalla Shoot – Gianluigi “Gigi” Buffon (lahir di Carrara, 28 Januari 1978; usia 40 tahun) merupakan seorang pemain sepak bola profesional berasal dari Italia. Ia selagi ini join di klub asal Paris, Paris Saint-Germain F.C. Sebelumnya di membeli dari Turin, Juventus FC pada th. 2018. Buffon juga merupakan penjaga gawang utama di tim nasional sepak bola Italia. Ia dibeli Juventus dari Parma pada th. 2001. Prestasi terbaiknya adalah selagi mengantar Italia menjuarai Piala Dunia 2006. Sampai selagi ini, Buffon kerap disebut sebagai keliru satu penjaga gawang terbaik di dunia. Penghargaan yang ia dapatkan keliru satunya adalah gelar penjaga gawang Terbaik Serie A yang sukses ia capai sebanyak delapan kali.

Profil

Terlahir berasal dari keluarga berlatar belakang olahraga dengan ibu Maria Stella sebagai atlet lempar cakram dan ayahnya Adriano Buffon sebagai atlet angkat besi, Buffon merupakan anak pertama berasal dari tiga bersaudara. Dua adik perempuannya yakni Veronica dan Guendalina juga selagi ini berprofesi sebagai atlet bola voli. Paman Buffon sendiri yakni Angelo Masocco juga berprofesi sebagai atlet bola basket. Salah satu penjaga gawang legendaris Italia yaitu Lorenzo Buffon juga masih tersedia hubungan darah bersama kakek Gianluigi Buffon.

Saat ini Buffon bertunangan bersama type Ceko Alena Šeredová. Pasangan ini telah memiliki dua anak yakni Louis Thomas (lahir 28 December 2007) dan David Lee (lahir 31 October 2009). Anak pertama Buffon dinamai “Thomas” bersama mengambil basis dari Thomas Nkono, yang merupakan penjaga gawang idola Buffon sewaktu masih kecil. Buffon berkenalan baik bersama beberapa pesepak bola diantaranya Alessandro Del Piero dan Pavel Nedved.

Karier klub
Karier junior dan awal di Parma
Buffon mengawali kariernya melalui akademi sepak bola muda di klub AC Parma pada th. 1991 di usia 15 tahun. Ia sesudah itu lulus berasal dari tim junior pada th. 1995 pada usia 19 tahun. Buffon sesudah itu mengawali debut Serie A selagi Parma melawan AC Milan pada 19 November 1995, dan di dalam pertandingan ini Parma sukses menghindar imbang Milan bersama skor 0-0. Buffon sesudah itu diberikan peluang bermain lagi selama delapan kali, dan baru resmi jadi penjaga gawang utama Parma pada 1996, saat selagi itu ia ditangani oleh pelatih penjaga gawang legendaris Louie P. Di Parma sendiri, Buffon sesudah itu melahap lebih berasal dari 200 pertandingan, dan pada musim keempatnya di 1998-1999, ia sukses mengantar Parma jadi juara Piala UEFA serta Coppa Italia.

Musim 2000-01 merupakan musim terakhir Buffon di Parma. Saat itu gosip yang berkembang ia dapat disita oleh tim-tim besar berasal dari luar Italia. Di Italia sendiri ia juga sempat digosipkan dapat dibeli oleh juara bertahan AS Roma. Namun kabar ini sesudah itu dibantah oleh pihak Roma dan mereka sesudah itu membeli Ivan Pelizzoli dari Atalanta. Buffon sendiri santai menanggapi gosip ini, dan ia berujar bahwa:

“ Saya rasa, Roma bukanlah area yang baik bagi saya untuk mengembangkan karier. Mereka sebenarnya juara tetapi keuangan mereka tipis agar mungkin dapat membawa dampak saya berjuang sendirian sebagai keliru satu bintang di sana bersama Francesco Totti. ”
Klub asal Turin, Juventus sesudah itu bergerak cepat bersama membelinya satu paket bersama Lilian Thuram. Harga transfer Buffon sendiri selagi itu adalah £32,6 juta yang sekaligus menobatkannya sebagai penjaga gawang termahal dunia. Sebagai bagian berasal dari transfernya, Juventus sesudah itu memberikan Jonathan Bachini untuk Parma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *